KlikTerbuka.id | Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan pentingnya sikap terbuka pejabat pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada publik melalui media massa. Ia mendorong seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Riau agar proaktif berkomunikasi dengan wartawan terkait pelaksanaan maupun rencana program kerja.
Menurut SF Hariyanto, keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah di tengah tuntutan transparansi yang semakin kuat. Karena itu, ia meminta para pejabat tidak menutup diri ketika media membutuhkan klarifikasi atau penjelasan atas suatu kebijakan dan kegiatan.
Ia juga menanggapi masih adanya keluhan dari kalangan pers mengenai sulitnya menghubungi sejumlah pejabat untuk keperluan konfirmasi. Kondisi tersebut, kata dia, tidak seharusnya terjadi di tengah komitmen pemerintah terhadap prinsip keterbukaan informasi publik.
“Tidak perlu merasa enggan atau menghindari wartawan. Saat ini, keterbukaan informasi adalah keniscayaan,” ujar SF Hariyanto menegaskan arah kebijakan komunikatif Pemprov Riau.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan melibatkan insan pers dalam menilai keterbukaan para pejabat, khususnya pejabat eselon II atau kepala organisasi perangkat daerah. Penilaian tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi terhadap kinerja komunikasi publik para pejabat.
Pejabat yang dinilai aktif dan responsif dalam memberikan informasi kepada media, kata dia, akan memperoleh bentuk apresiasi pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Riau yang akan digelar Agustus mendatang. Sebaliknya, pejabat yang dinilai tertutup dan kerap menghindari pertanyaan media juga akan dicatat sebagai bagian dari evaluasi.
“Yang terbuka dan komunikatif tentu akan kami beri penghargaan. Sementara yang enggan memberikan penjelasan juga akan tercatat, bahkan dengan kategori khusus sebagai pejabat yang minim respons,” ujarnya. (kipe)
