Klik Terbuka | Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat melakukan sosialisasi dan verifikasi lapangan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 di Kabupaten Sukabumi, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong badan publik meningkatkan kualitas layanan informasi yang transparan, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat, Husni Farhani Mubarak, bertemu dengan Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Pendopo Sukabumi. Husni menjelaskan, Monev merupakan agenda rutin untuk menilai pelaksanaan kewajiban keterbukaan informasi oleh badan publik sesuai ketentuan perundang-undangan.
Menurut Husni, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kembali pemahaman pemerintah daerah mengenai regulasi keterbukaan informasi publik, terutama di tengah perkembangan digital yang membuat masyarakat semakin membutuhkan informasi secara cepat dan mudah.
Ia turut mengapresiasi komitmen Bupati Sukabumi dalam mendorong keterbukaan informasi di lingkungan pemerintah daerah. Melalui sosialisasi dan verifikasi lapangan, pelaksanaan keterbukaan informasi diharapkan terus mengalami perbaikan.
Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berupaya menghadirkan layanan informasi publik yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga mudah dipahami dan bermanfaat bagi masyarakat.
Menurut Asep, keterbukaan informasi tidak cukup diwujudkan dengan menyediakan dokumen atau data. Informasi yang disampaikan juga harus relevan dengan kebutuhan warga dan mampu mendukung partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Ia menilai sosialisasi dan verifikasi lapangan menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana prinsip keterbukaan informasi telah diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, peningkatan kualitas pengelolaan informasi perlu berjalan beriringan dengan perbaikan pelayanan publik.
Asep juga menyampaikan terima kasih kepada Komisi Informasi Jawa Barat atas sosialisasi dan pendampingan yang diberikan. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman jajaran pemerintah daerah dalam mengoptimalkan layanan informasi publik.
Melalui Monev 2026, Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan terus meningkatkan pengelolaan informasi yang transparan dan akuntabel. Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus mendorong pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan warga. (rp)

