KI DKI-KI DIY Bertukar Jurus E-Monev, Ada Inovasi yang Dibawa Pulang

Klik Terbuka | Komisi Informasi (KI) Provinsi DKI Jakarta memperkuat pertukaran pengalaman dengan Komisi Informasi Daerah Istimewa Yogyakarta (KI DIY), khususnya dalam pengembangan elektronik monitoring dan evaluasi (E-Monev) badan publik serta tata kelola kelembagaan.

Wakil Ketua KI DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin, mengatakan audiensi yang berlangsung di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Jalan Brigjen Katamso, Kompleks THR, Mergangsan, Yogyakarta, Kamis (24/9/2026), menjadi ruang untuk mempelajari inovasi yang diterapkan KI DIY dalam pelaksanaan E-Monev.

Menurut Luqman, terdapat sejumlah praktik yang menarik untuk dipelajari, mulai dari materi Self Assessment Questionnaire (SAQ), pemanfaatan teknologi, hingga mekanisme kerja dalam pelaksanaan E-Monev.

“KI DIY cukup kreatif dan progresif dalam melaksanakan e-Monev. Baik secara materi SAQ, teknologi maupun proses kerjanya. Ini menjadi hal yang menarik untuk kami pelajari dan dalami,” ujar Luqman.

Pertukaran pengalaman tidak hanya membahas E-Monev. Dalam pertemuan tersebut, KI DKI dan KI DIY juga mendiskusikan berbagai program kelembagaan, termasuk coaching clinic dan zona informatif yang dikembangkan KI DKI Jakarta.

Kedua lembaga saling berbagi praktik dan gagasan mengenai pelaksanaan program agar dapat berjalan efektif serta menyesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing lembaga.

Ketua KI DIY, Erniati, menyambut baik audiensi tersebut. Ia berharap pertemuan antara kedua Komisi Informasi dapat menghasilkan kerja sama yang tidak berhenti pada pertukaran pengalaman, tetapi berlanjut dalam bentuk kegiatan yang lebih konkret.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kunjungannya. Semoga terjalin terus kerja sama yang baik dan konkret,” ujar Erniati.

Luqman mengatakan, hasil diskusi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui kolaborasi dan pertukaran pengetahuan secara berkelanjutan. Kolaborasi dapat dilakukan melalui forum daring maupun pertemuan langsung dengan membahas perspektif E-Monev dan penguatan tata kelola kelembagaan. (rp)

“Kita berharap ke depan ada kolaborasi dan kerja sama yang lebih konkret dengan Komisi Informasi Jogja, baik secara online maupun offline, terkait e-Monev sekaligus tata kelola kelembagaan KI,” katanya.

Audiensi yang berlangsung lebih dari dua jam tersebut turut dihadiri jajaran KI DIY, yakni Ketua KI DIY Erniati, Wakil Ketua Bayu Februarino Putro, Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik (SEKP) Akhmad Nasir, serta Wakil Koordinator Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) KI DIY.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring antarlembaga Komisi Informasi sekaligus membuka ruang berbagi inovasi dalam peningkatan kualitas monitoring, evaluasi, dan tata kelola keterbukaan informasi publik. (rp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *