KI Kaltim Gelar Edukasi Keterbukaan Informasi untuk Generasi Muda

Klik Terbuka | Komisi Informasi (KI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi keterbukaan informasi publik kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ketua Komisioner KI Kaltim, Sencihan, menjelaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus memperkuat pengawasan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

“Generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki posisi penting dalam membangun budaya keterbukaan informasi di tengah masyarakat serta mendorong pengawasan publik terhadap proses penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Sencihan.

Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan bahwa hak atas informasi publik telah dijamin melalui Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Regulasi tersebut mewajibkan badan publik menyediakan akses informasi secara terbuka, termasuk terkait pelayanan publik, penggunaan anggaran, hingga proses pengambilan kebijakan.

Selain itu, Sencihan turut memaparkan peran Komisi Informasi dalam menyelesaikan sengketa informasi publik apabila terjadi penolakan atau tidak adanya tanggapan atas permohonan informasi dari masyarakat. Menurutnya, penyelesaian sengketa dilakukan melalui mekanisme mediasi maupun ajudikasi nonlitigasi secara sederhana, cepat, dan terbuka.

Ia turut menegaskan bahwa Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur menjalankan tugas dan kewenangannya secara independen, sehingga tidak berada dalam struktur maupun kendali organisasi perangkat daerah.

“Kami ingin generasi muda memahami bahwa keterbukaan informasi bukan hanya hak masyarakat, tetapi juga instrumen penting untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, partisipatif, dan akuntabel,” tegasnya. (rp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *