Pertamina Integrasikan Layanan Informasi Publik, Perkuat Transparansi dan Akses Informasi Masyarakat

Klik Terbuka | PT Pertamina (Persero) resmi meluncurkan sistem Integrasi Layanan Informasi Publik sebagai langkah memperkuat tata kelola keterbukaan informasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui sistem tersebut, berbagai kanal layanan informasi Pertamina kini terhubung dalam satu ekosistem yang terintegrasi sehingga proses penyampaian informasi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efektif.

Peluncuran integrasi layanan berlangsung di Grha Pertamina, Jakarta, Jumat (7/8/2026), dan diresmikan oleh Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita bersama Vice President Corporate Communication Muhammad Baron. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi Informasi Pusat Handoko Agung Saputro serta Ketua Bidang Strategi dan Riset Komisi Informasi Pusat Joemarthine Chandra.

Ketua Komisi Informasi Pusat, Handoko Agung Saputro, menilai langkah Pertamina menunjukkan keseriusan badan usaha milik negara tersebut dalam memperkuat implementasi keterbukaan informasi publik.

Menurutnya, sebagai perusahaan strategis nasional, Pertamina memiliki tanggung jawab tidak hanya menyediakan layanan energi, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses informasi yang terbuka, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Inisiatif ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam membangun pelayanan informasi yang semakin transparan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan,” ujar Handoko.

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita mengatakan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan kepercayaan publik dilakukan melalui penyediaan akses informasi yang semakin mudah dijangkau, peningkatan kualitas pengelolaan informasi, serta penguatan tata kelola sesuai prinsip keterbukaan informasi publik.

“Kami meyakini bahwa kepercayaan masyarakat dibangun melalui keterbukaan informasi yang dikelola secara profesional. Karena itu, Pertamina terus menyempurnakan sistem layanan informasi agar semakin mudah diakses, akurat, aman, dan mampu menjawab kebutuhan publik secara berkelanjutan,” tutur Arya.

Melalui kebijakan “One Team, One Goal” yang sejalan dengan prinsip One Pertamina One Voice, seluruh kanal layanan informasi resmi Pertamina kini diintegrasikan dalam satu sistem. Integrasi tersebut mencakup layanan Voice 135, surat elektronik, media sosial, WhatsApp, situs web perusahaan, E-PPID, hingga kanal pengaduan SP4N-LAPOR!, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan informasi melalui mekanisme yang lebih terpadu.

Selain mengintegrasikan berbagai kanal layanan, Pertamina juga meningkatkan kapasitas pengelola informasi publik melalui pelaksanaan bimbingan teknis yang melibatkan unsur holding, subholding, dan anak perusahaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap permohonan informasi dapat ditangani secara profesional, tepat waktu, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Arya menambahkan bahwa penguatan layanan informasi menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun hubungan yang semakin baik dengan masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap peningkatan layanan informasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap Pertamina akan terus tumbuh seiring meningkatnya kualitas pelayanan,” kata Arya.

Dengan integrasi layanan tersebut, Pertamina berharap tata kelola informasi publik di lingkungan perusahaan menjadi semakin efektif sekaligus memperkuat implementasi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang responsif di seluruh unit usaha. (rp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *