Klik Terbuka | Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan (KI Sumsel) memulai rangkaian audiensi dengan partai politik melalui kunjungan ke Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan di Palembang, Senin (8/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman dan implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan partai politik.
Audiensi dipimpin Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Selatan, Haidir Rohimin. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa partai politik sebagai badan publik yang memperoleh pendanaan negara juga memiliki kewajiban menjalankan prinsip keterbukaan informasi sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Kami ingin menjadikan audiensi ini sebagai ruang dialog untuk memperkuat pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik. Sebagai badan publik, partai politik juga memiliki kewajiban menyediakan informasi yang dapat diakses masyarakat sesuai amanat regulasi,” ujar Haidir.
Menurutnya, KI Sumsel mendorong partai politik untuk berpartisipasi dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (e-Monev) keterbukaan informasi publik sebagai instrumen pengukuran tingkat kepatuhan badan publik terhadap kewajiban pelayanan informasi.
Haidir menilai PKB memiliki modal yang baik untuk menjadi contoh penerapan keterbukaan informasi di lingkungan partai politik. Ia berharap partai-partai lain dapat mengikuti langkah serupa dalam memperkuat transparansi kelembagaan.
Sementara itu, Komisioner KI Sumsel, Hadi Prayoga, menyampaikan apresiasi atas keterbukaan DPW PKB Sumsel dalam menerima audiensi tersebut. Menurutnya, PKB menjadi partai politik pertama yang dikunjungi dalam agenda sosialisasi keterbukaan informasi kepada parpol di Sumatera Selatan.
“Kami menyambut baik respons positif dari PKB. Ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dengan seluruh partai politik agar semakin memahami peran dan fungsi keterbukaan informasi publik,” katanya.
Senada dengan itu, Komisioner KI Sumsel, Yoppy Van Houten, menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari program yang akan dilakukan secara bertahap kepada seluruh partai politik di Sumatera Selatan.
Ia berharap semakin banyak badan publik, termasuk partai politik, yang terlibat aktif dalam monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik sehingga budaya transparansi dapat berkembang lebih luas.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan, Nasrul Halim, menyambut baik kunjungan KI Sumsel dan menyatakan komitmennya untuk mendukung penerapan keterbukaan informasi di lingkungan partai.
“Kami mengapresiasi kehadiran KI Sumsel. Keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik, dan kami siap mendukung berbagai upaya yang mendorong transparansi di lingkungan partai politik,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Wakil Ketua I DPW PKB Sumsel, H Antoni. Ia menilai keterbukaan informasi semakin relevan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi yang cepat dan akurat.
Melalui audiensi tersebut, KI Sumsel berharap terbangun sinergi yang lebih kuat dengan partai politik dalam mendorong pelaksanaan keterbukaan informasi publik serta meningkatkan partisipasi badan publik dalam agenda monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi di masa mendatang. (rp)

