Klik Terbuka | Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan memutuskan turun langsung ke Kabupaten Tana Toraja untuk menggelar sidang sengketa informasi publik setelah Kepala Lembang Lea, Mesak Rante, disebut tiga kali tidak menghadiri persidangan.
Ketua KI Sulsel, Fauziah Erwin, mengatakan sidang tersebut berkaitan dengan sengketa informasi bernomor register 046/XI/KISSPS/2025 yang diajukan oleh Ramatri.
Permohonan informasi itu menyangkut salinan dokumen asal-usul dan kepemilikan lahan adat yang menjadi lokasi Tongkonan milik keluarga pemohon di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja.
Menurut Fauziah, pihak termohon dinilai tidak kooperatif karena telah beberapa kali tidak memenuhi panggilan sidang meskipun relaas resmi telah dikirimkan.
“Sebagai penyelenggara pemerintahan di tingkat desa, Kepala Lembang memiliki kewajiban untuk mematuhi proses penyelesaian sengketa informasi sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” kata Fauziah, Minggu (17/5/2026).
Ia menegaskan bahwa putusan Komisi Informasi yang telah berkekuatan hukum tetap wajib dilaksanakan oleh badan publik. Fauziah juga mengingatkan adanya konsekuensi hukum apabila putusan tersebut diabaikan.
Menurut dia, surat panggilan untuk agenda sidang pembuktian maupun pemeriksaan setempat telah dikirim melalui jasa ekspedisi serta disampaikan melalui pesan WhatsApp oleh panitera KI Sulsel.
“Surat panggilan persidangan telah diterima pihak termohon. Namun, sampai saat ini belum ada tanggapan maupun konfirmasi kehadiran,” ujar Fauziah.
Fauziah menjelaskan, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, KI Sulsel tetap memutuskan mendatangi langsung Tana Toraja guna memastikan proses pemeriksaan berjalan secara proporsional dan memberikan kepastian hukum bagi para pihak.
Sidang pembuktian dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 19 Mei 2026 pukul 09.00 WITA di Kantor Bupati Tana Toraja. Setelah itu, KI Sulsel akan melanjutkan pemeriksaan setempat di Kantor Pemerintah Lembang Lea pada pukul 11.00 WITA.
Sementara itu, hingga berita ini ditulis, Mesak Rante belum memberikan penjelasan terkait ketidakhadirannya dalam persidangan. (rp)

