Pemerintah di Bawah Presiden Prabowo Hadirkan Siaran Gratis Piala Dunia 2026 di TVRI

Klik Terbuka | Masyarakat Indonesia telah menyaksikan pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 secara cuma-cuma melalui TVRI. Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah di era Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses masyarakat terhadap tayangan olahraga internasional tanpa harus mengeluarkan biaya berlangganan.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan kehadiran siaran gratis melalui televisi publik merupakan perubahan dibandingkan beberapa edisi sebelumnya, ketika masyarakat umumnya harus menggunakan layanan televisi berbayar untuk mengikuti pertandingan.

“Melalui kerja sama pemerintah dan TVRI, masyarakat kini dapat menikmati pertandingan Piala Dunia tanpa dikenakan biaya sehingga akses terhadap tayangan olahraga kelas dunia menjadi lebih merata,” ujar Edwin saat menghadiri kegiatan Garuda Spark Innovation Hub di Pos Bloc Medan, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, penyediaan siaran gratis tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses informasi dan hiburan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang berada di berbagai daerah.

Untuk memeriahkan ajang tersebut, Kemkomdigi juga menginisiasi kegiatan nonton bareng final Piala Dunia FIFA 2026 di sekitar 60 lokasi di berbagai wilayah Indonesia. Sejumlah ruang publik dipilih sebagai pusat kegiatan, termasuk Pos Bloc, yang terhubung dengan pelaksanaan serupa di Serang, Bukittinggi, Solo, Bali, dan sejumlah kota lainnya.

Di Medan, kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, serta kreator konten Ayana Jihye Moon yang berinteraksi dengan masyarakat.

Edwin juga mengapresiasi TVRI yang kembali memperoleh kepercayaan sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia setelah terakhir kali menayangkan turnamen tersebut pada edisi 2002. Menurutnya, hal itu menjadi momentum penting bagi televisi publik dalam menghadirkan tayangan berskala internasional yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

Selain memberikan hiburan, penyelenggaraan nonton bareng di berbagai daerah dinilai mampu mempererat kebersamaan warga, mendorong semangat sportivitas, sekaligus menghidupkan kembali fungsi ruang publik sebagai tempat berkumpul dan berinteraksi.

“Kami berharap masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati kemeriahan Piala Dunia secara bersama-sama tanpa harus terbebani biaya akses siaran. Langkah ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan informasi dan hiburan yang dapat diakses secara inklusif oleh seluruh masyarakat,” kata Edwin. (rp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *